15 Mei 2010

muka buku dan embel-embel

Hihihihi jadi geli sendiri sama beberapa pola dan tingkah laku beberapa teman-teman yang menjadikan facebook sebagai wadah untuk menarik perhatian melalui status-status hebohnya dengan emosi yang menggelegar. Bukan urusan saya juga sih mengomentari perilaku-perilaku seperti ini dalam media yang sudah menjadikan manusia tidak bisa memilah mana yang harus dishare dan mana yang tidak. Tapi serius, kadang ketika kita melontarkan sesuatu pada media publik dengan cara seperti ini, senjata makan tuan adalah hasilnya. Dan kadang dilingkungan saya sendiri, hal ini suka menjadi bahan obrolan dan ajang ceng-cengan disore hari ketika kita bertemu dan bercengkrama hihihihihi... ko ada ya manusia macem begini..

Dan memang jejaring sosial sekarang ini ga bisa dipisahin sama kita kaum narsis dan haus eksistensi. Mau ini apdet, mau itu apdet, gundah gulana apdet, pengen ganti celana apdet, ngeliat kucing nikah apdet juga ga ya? hehehehe..

Tapi kadang ada beberapa hal yang mengganjal dalam pikiran saya, bukan cuma fb secara personal, tapi keseluruhan. Printilan-printilan ini kadang menggelitik saya untuk berkomentar pedas tapi dalam artian untuk membangun, bukan seperti membuat status menyindir nyinyir dengan tujuan yang baca kesindir loh, ini lebih kepada ingin mensosialkan facebook sebagai sarana yang membuat kita menjadi lebih tahu tentang segala hal.

Nah ini nih yang bikin saya sering ketawa dan geleng-geleng kepala sendiri lalu mengasihani para pelaku karena terjebak dengan arti eksistensi itu sendiri :
1. Pasangan yang sedang bermasalah dan memilih bertengkar melalui adu status. Lucu ya, kaya ga bisa telpon atau ketemu untuk menyelesaikan masalah yang ada. Lebih memlih mempublish difb dan sibuk mengomentari satu sama lain dan terhenti ketika salah satu dari mereka bilang cape dan masa bodo, hahahahahahaha kocak. Emosi yang meluap-luap membuat mereka lupa kalo media tempat mereka berargumen ada keluarga, sahabat atau lingkungan kantor (termasuk atasan dan blabla). Dan terkadang dalam adu komentar yang mereka lakukan, ga sungkan untuk buka aib se aib-aibnya kelakuan pasangan masing-masing, tinggal malunya aja deh kalo emosi udah sama-sama mereda. Big DUH!!

2. Copy cat. Kalo untuk yang satu ini, saya juga punya pengalaman pribadi yang cukup ga enak. Kalo dari beberapa temen bilang jadi orang yang dicopy cat-in harusnya bangga, kalo saya ga tuh. Saya ngerasa kepribadian saya dirampas secara paksa, dan ditelanjangi tanpa ampun. Setiap manusia itu dibikin sedemikian rupa sama Tuhan dengan segala keunikan masing-masing, terus kenapa juga masih mengcopy dari orang lain?? dan dari mana saya tahu bahwa dia adalah seorang copycat?? well..its long long long story. Ga ngerti juga maksud dan tujuan dari para copy cater ini *eh bener ga sih istilahnya??* tuh apa. Pengen dibilang keren, gaul atau mempunyai identitas yang unik? waah berarti saya unik dong kalo kerjaan dia mengcopy dan mempaste semua aspek dalam hidup saya ahahahahahaha salah orang lo!! Hal ini juga banyak terjadi sama beberapa teman saya, notes atau desain mereka dicopy dan dipaste diblognya, aduh..segitunya ya para copy caters ini hahahahaha..

3. Fan page anti ini itu. Pernah sekali waktu iseng-iseng meng-klik sebuah fan page yang anti sama band emo Jakarta. Penasaran sih sama ketidak sukaan banyak orang sama band ini, coba kulik-kulik dan...tetap tidak menemukan dimana letak ketidak bagusan band ini. Kalo soal musik buat saya mah balik lagi keseleramasing-masing..suka, beli dan dengarkan..ga suka, ya udah biarin aja..ga usah dihujat, ga usah diumbar dan dicari kejelekan-kejelekannya, apalagi sampe bikin fan page yang isinya cuma foto-foto mereka yang diedit sana sini sehingga terlihat idiot..jelas banget hal-hal kaya gini merugikan si artis yang notabene ngerugiin kalian secara personal juga ga..plis people, dont waste youre time atuhlah..daripada melakukan pembunuhan karakter, mending membunuh rasa jenuh dengan kreatifitas..sekali-sekali sok tau ga apa-apa ya..^^

Well..guys, mungkin ga ada salahnya menjadi orang yang lebih bijak dalam menshare sesuatu di jejaring sosial macem facebook. Ga mau juga kan dianggep lebay or drama queen sama bos dikantor atau teman kampus? lagian buat apa sih serius-serius amat maen di dunia maya model begini, facebook is only for fun everybody..^^

Dan tulisan ini saya buat bukan untuk menyindir pihak-pihak tertentu. Hanya ingin share dari apa yang ada dikepala saya. Suka, baca dan diingat..ga suka, ya lewatin aja ..gampang toh?? ^^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar